| Kepala SMP Ma'arif NU 01 Pekuncen Bapak Ach.Muzaqi,S.Pd. |
Purna Wiyata Kelas IX Angkatan Ke-36 SMP Ma’arif NU 01 Pekuncen Berlangsung Khidmat dengan Nuansa Adat Jawa
Pekuncen — SMP Ma’arif NU 01 Pekuncen menggelar acara Purna Wiyata peserta didik kelas IX Angkatan ke-36 dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Kegiatan yang mengusung tema adat Jawa tersebut berlangsung meriah dengan balutan nuansa budaya tradisional yang kental, mulai dari dekorasi, busana, hingga penampilan seni yang memperlihatkan kekayaan budaya Jawa.
Dewan Guru dan Karyawan SMP Ma'arif NU 01 Pekuncen |
Acara dihadiri oleh seluruh peserta didik kelas IX, wali murid, dewan guru, komite sekolah, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan kirab siswa, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga prosesi pengalungan medali dan penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua. Suasana haru tampak menyelimuti ruangan saat para siswa menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di SMP Ma’arif NU 01 Pekuncen.
| Ketua Komite SMP Maarif NU 01 Pekuncen, Bapak Dadang Sholahudin, S.Pd.I, M.Pd. |
Ketua Komite SMP Maarif NU 01 Pekuncen, Bapak Dadang Sholahudin, S. Pd.I, M. Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia juga mengajak para siswa untuk terus menjaga akhlak dan semangat belajar di jenjang berikutnya.
“Purna wiyata ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas. Jadilah generasi yang tetap menjunjung adab, menghormati orang tua, dan membawa nama baik sekolah di mana pun berada,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Ma’arif NU 01 Pekuncen, Bapak Ach. Muzaqi, S. Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta harapan besar kepada seluruh lulusan Angkatan ke-36. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya.
“Melalui tema adat Jawa ini, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa budaya adalah identitas yang harus dijaga. Semoga anak-anak kami mampu menjadi pribadi yang unggul, berilmu, berakhlakul karimah, dan tetap bangga terhadap budaya bangsa,” ungkapnya.
Selain prosesi inti, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari siswa, seperti tari tradisional, kenthongan dan persembahan lagu perpisahan yang menambah suasana semakin berkesan.
Purna Wiyata Kelas IX Angkatan ke-36 SMP Ma’arif NU 01 Pekuncen menjadi momentum penuh makna bagi seluruh siswa, guru, dan orang tua dalam melepas perjalanan pendidikan tingkat menengah pertama dengan penuh rasa bangga dan harapan.
0 Komentar